Frahana, Sedih tak sudah.

Pelitur rakayasa dari Frahana
Cerpen tua dalam bilik sekolah
Tulisan indah di binder koyak
Masih jelas Beatles terputar
Don let me down, hei jude, dan sedikit sentuhan made of stone oleh stone roses

Malam sepi tempat penganiaya
Corak ungu sedikit biru di badan itu
Seperti kebasan karet, dan luka
Air mulai berjalan tak menentu
Sedang hilang arah mungkin tersekah
Nafasnya gugur mengarti marah
Kesalnya pupus selepas tiada
Rindunya haus menadah nadah
Suaranya rapuh meminta minta. 

Katanya dalam sebuah surat kepada tuhan
Tolong aku, jauhkan orang terdekat itu. 

Gramer nya diam menyekah amarah yang tak padam, Menanti balasan tuhan yang kerap lebih dari harapan, cuitan nya melaju menutup sunyi dan tak kembali, hanya sedikit cerita dari keluarga dan rahasia antara cerita itu. 

Komentar

Postingan Populer